Kemitraan dengan Lazismu Perkuat Pendanaan Program MBG
Kemitraan

Kemitraan dengan Lazismu Perkuat Pendanaan Program MBG

Divisi Kemitraan BPPGM

Divisi Kemitraan & Pengembangan

10 September 2024 3 menit baca
Bagikan:

Lazismu mengalokasikan dana zakat produktif senilai Rp 25 miliar untuk mendukung operasional SPPG di daerah 3T.

BPPGM dan Lazismu (Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah) menandatangani perjanjian kemitraan strategis pada 10 September 2024. Melalui kemitraan ini, Lazismu mengalokasikan dana zakat produktif senilai Rp 25 miliar untuk mendukung operasional SPPG di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Fokus pada Daerah 3T

Dana Lazismu akan diprioritaskan untuk mendirikan dan mengoperasikan SPPG di 15 kabupaten 3T yang selama ini belum terjangkau oleh program MBG karena keterbatasan infrastruktur dan pembiayaan. Daerah-daerah ini mencakup wilayah kepulauan di Maluku, perbatasan di Kalimantan, dan pegunungan di Papua.

Di daerah 3T, tantangan logistik membuat biaya operasional SPPG bisa dua hingga tiga kali lebih tinggi dari wilayah perkotaan. Dukungan Lazismu menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan layanan di daerah-daerah ini.

Mekanisme Penyaluran

Penyaluran dana dilakukan secara bertahap sesuai kemajuan pembangunan infrastruktur SPPG. Tim audit Lazismu akan melakukan pemantauan bulanan untuk memastikan pengelolaan dana sesuai prinsip syariah dan tata kelola yang baik. Laporan keuangan dan dampak program akan dipublikasikan secara terbuka setiap semester.