
5 Oktober 2024

Guru dibekali kemampuan mengintegrasikan edukasi gizi ke dalam mata pelajaran yang ada tanpa menambah beban kurikulum.
BPPGM meluncurkan program Edukasi Gizi untuk Pendidik yang menyasar 1.000 guru dari 200 sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Program ini dirancang agar guru mampu mengintegrasikan pengetahuan gizi ke dalam mata pelajaran yang sudah ada — dari Sains, IPS, hingga Pendidikan Jasmani — tanpa menambah beban kurikulum yang sudah padat.
Modul edukasi gizi yang dikembangkan BPPGM bersama ahli gizi dan pakar pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta mengemas informasi nutrisi dalam konteks yang relevan dengan kehidupan siswa sehari-hari. Misalnya, konsep kalori dan metabolisme diajarkan melalui pelajaran Biologi kelas 7, sementara rantai pasokan pangan dibahas dalam pelajaran IPS kelas 5.
Setiap guru peserta mendapat:
Pelatihan berlangsung selama dua hari secara luring di 10 kota secara bergilir, diakhiri dengan praktik mengajar terbimbing.